Hari ini gw uda kembali lagi dari jalan’’ singkat gw ke surabaya ,
Enewei, gw ke surabaya di temani 3 temen gw. Tak salah lagi dengan seberkas cerita naas yang terjadi dari ilang di kota orang sampai hampir termakan banjir.
Tokoh anak kambing 1 :
Tak salah lagi kalo bukan gw sinyo_ganteng, alias tom cruz ato orang biasa panggil gw si irfan * amit’’ >,<*
Tokoh anak kambing 2 :
Bimo_maggotz, ngakunya si gitu, tapi sebenere juga gw g tau apa itu maggotz? Setau gw maggotz itu semacam hewan mamalia berkaki 5 di pelajaran biologi smp dulu, yah sejenis kuman gitu dyeehhh . . . . ^^
Tokoh anak kambing 3 :
Wan_kambing alias kambing beneran, kerap di panggil mbek dikalangan kampus gw. Mungkin karena terkadang dia punya kebiasaan buruk diem’’ ngumpetin rumput dan macarin anak kambing milik pak tetangga *lho?*
Dari sini gw pergi naek kereta kesana dengan naek kereta pertama pukul 05.00 pagi sabtu kemaren.
Ngapain ke surabaya nyo?,
Ya tentu saja karna gw kan magang di daerah gang dolly *lho?*, ya enggak lah emang gw cewek apaan *lho?* (tambah ngawur). Gw kesana juga tadinya g ada rencana apa’’ Cuma lagi pengen maen aja refresing gitu, buang duit gituu biasa kata kerennya, entah duitnya sapa yang dibuang? tadinya rencana gw kesana jauh'' hari buad ngeliad pertandingan big match antara CLS knight surabaya (tim kesukaan gw) lawan garuda bima sakti bandung di DBL arena surabaya, karna keuangan kurang mendukung akhirnya g jadi dan akhirnya hari ini tercapai deh buad jalan'' ngilangin cenat-cenut. biasanya gw dulu sering kesini buad nemuain cewek gw, karang malah mbolang bareng begundal'' para kambing.
its ok we a fun!
Setelah nyampe stasiun wonokromo surabaya, anak’’ kambing pada bergegas turun dengan berpegangan tangan masing’’ menjaga supaya salah satu anak kambing agar tak hilang di ambil orang. Setelah itu masuk ke area rumput luas dan sarapanlah mereka bertiga dengan naasnya, *jangan ditiru!!!* di daerah stasiun situ gw mutusin makan nasi pecel, karna disitu tertulis Cuma Rp. 3000 gitu jadi menarik perhatian, dan alhasil waktu anak’’ kambing mau cabut bayar malah harganya Rp.9000. busyeett dah itu emak’’ jualan pecel telah melakukan penipuan anak’’ kambing yang polos nan elok *apanya coba?*
Next, kami disitu mampir ke DTC deket situ nyari barang’’ bagus bermerek dan tentu saja dengan harga yan g relatif terjangkau. Kita kan sebagai mahasiswa ekonomi berpegang teguh dengan prinsip ekonomi.hehe *bilang saja kere*
Setelah puas muter’’ situ dan mendapat brg yang gw taksir, di situ gw terpisah dari rombongan kambing lainnya. Sumpah sompret banget mereka, uda gitu hp gw di pegang mereka. Kan g lucu kalau terdengar kabar seorang anak kambing hilang lalu nangis’’ di tengah jalan sambil termehek-mehek, uda gitu gw g bawa kompas ataupun peta sialnya kayak di fil’m’’ kan gitu biasanya jikalau tersesat!
Setelah melalui proses yang amat panjang dalam pencarian akhirnya gw ketemu ma anak kambing laennya, dan kita saling berpelukan terharu (kenapa ceritanya jadi aneh gini ya >,<)
Next . . .
Selanjutnya perjalanan kita maen ke royal plaza, entah mau apa yang penting ngadem dulu disana, maklum surabaya kalo g panas ya bukan surabaya. Setelah cukup puas jalan’’ kami memutuskan mampir ke tempat temen gw tiara_maggotz alias sodara dari bimo_maggotz, kasarannya nyari makan gratis . setelah melalui proses yang amat panjang muter’’ naek len, naek bemo, berantem ma sopir bemo,sampe pipisin tuh bemo *lho?* akhirnya kita sampai ke tiara’s home. Dan di kasilah makan anak’’ kambing ini oleh sang majikan. Setelah itu malemnya kami dan tiara mencoba keliling’’ kota surabaya
dengan berkendara motor menikmati suasana weekend saat itu dan alhasil bukannya fun malah terjadi banjir dmn’’. Sial amat dah . . .
Setelah muter’’ dari tempat satu ke tempat laen akhirnya anak kambing 3 memutuskan berpisah disini karana katanya dia mau ke mojokerto entah mau apa g jelas, dan satu orang pun gugur. Tadinya abis ini gw dan anak kambing 2 mau balik langsung, tetapi hujan lebat dan kemaleman angkot’’ uda pada sepi kami memutuskan untuk menginap di rumah tiara. Dan esok paginya kami balik pagi’’ banget naek bus. Dan berakhirlah kisah anak kambing . . . .
The end,
Pesan moral : bawalah peta kalau ke kota orang agar supaya kalian tidak tersesat, dan jangan lupa membawa botol minuman jika kalian tidak mau mati kekeringan, *piknik ke gurun atau kemana ini ceritanya????*






Gaple raimu rek......sumpah.....ngenessssss
BalasHapus